Lakukan lebih dari ada : hidup.
Lakukan lebih dari menyentuh : rasakan.
Lakukan lebih dari melihat : selidiki.
Lakukan lebih dari membaca : resapi.
Lakukan lebih dari mendengar : perhatikan.
Lakukan lebih dari memperhatikan : pahami.
Lakukan lebih dari berpikir : renungkan.
Lakukan lebih dari berbicara : katakan sesuatu.
Juni 30, 2007
Selangkah Lebih Jauh
Juni 28, 2007
Tidur seranjang dengan suami orang
Teman saya ini (katakanlah namanya Wati, 27 tahun) bekerja pada suatu perusahaan konsultan yang tidak terlalu besar sebagai asisten dari salah seorang partner pada perusahaan konsultan tersebut (kita sebut saja namanya Iwan).
Wati sangat mengagumi profil dan karakter Iwan. Sebut saja semua hal yang baik, maka Iwan memilikinya.
Otak yang cemerlang, sikap yang profesional dan gentleman, penampilan yang selalu rapi dan nice looking serta usia baru 36 tahun (waktu itu).
Singkat cerita Wati mulai “naksir” Iwan.
Ternyata Wati membiarkan perasaannya kepada Iwan tumbuh tanpa halangan. Semakin hari ia semakin jatuh hati kepada Iwan. Iwan bukannya tidak tahu akan hal itu tetapi sikapnya yang profesional di kantor yang tidak membiarkan hal-hal pribadi mencampuri urusan kantor membuat Wati semakin mengagumi pribadi Iwan.
Suatu hari urusan kantor membuat mereka berdua harus pergi ke beberapa kota di Jawa Tengah. DL (dinas kota) nich ceritanya…
Untuk memudahkan mobilisasi, mereka naik pesawat ke semarang dan menyewa mobil untuk melakukan perjalanan darat di sekitar Semarang, Magelang, Yogya dan Solo dalam rangka melakukan suatu survei khusus untuk kepentingan klien.
Entah bagaimana ceritanya mereka kemalaman dan menginap di sebuah hotel kecil.
Sebenarnya Iwan ingin memesan 2 kamar tetapi karena hanya tersisa 1 kamar ia meminta pendapat Wati. Karena memang sudah sangat lelah Wati setuju untuk sekamar dengan Iwan (sebenarnya Wati agak “sedikit senang” dengan kondisi darurat tersebut).
Karena tidak ber-ac, maka Iwan membuka jendela kamar.
Masalah lainnya kamar tersbut hanya memiliki 1 ranjang berukuran tanggung dan tidak memiliki kursi panjang.
Tidak mungkin bagi Wati untuk meminta Iwan tidur di lantai. Jadilah akhirnya mereka tidur seranjang setelah Iwan berjanji bahwa ia tidak akan melakukan hal yang tidak-tidak.
Sebenarnya Wati tidak bisa tidur karena seranjang dengan Iwan. Sebagai seorang wanita jantungnya berdebar sangat kencang karena tidur serajang dengan pria sopan yang sangat dikaguminya.
Kaki mereka beberapa kali saling bersentuhan karena ranjangnya memang pas-pasan.
Setelah setengah jam, angin malam yang masuk lewat jendela membuat Wati merasa kedinginan sehingga ia memberanikan diri bertanya kepada Iwan:
“Mas Iwan, aku kedinginan nih. Boleh nggak minta tolong jendelanya ditutup saja?”
Iwan tidak langsung menjawab dan Wati berpikir Iwan sudah tertidur sehingga ia berkata lagi: “Mas Iwan…”
Kali ini Iwan langsung menjawab: “Wat, kamu kedinginan ya? MAUKAH KAMU MALAM INI KAMU BERTINDAK SEPERTI ISTERI SAYA?”
Jantung Wati serasa berhenti berdetak. Pikirannya langsung guncang mendengar pertanyaan Iwan. Dengan hati-hati ia bertanya: “Maksud mas Iwan?”
“Maksud saya…., jendelanya kamu tutup sendiri ya ?!”
heheehe… serius amat bacanya… ^^ pizz man!
Juni 27, 2007
cara kenalan di FS lucuu abezz..
Style Nyelekit 1
Hmhmhm..tampangnya ok juga..tidak
begitu
cantik dan tidak begitu jelek pantas
untuk jadi teman saya…ini email saya
kirim@ketawa.com
Style Nyelekit 2
Walah, foto hancur begitu… kok PD
sekali pasang di friendster? Apa nggak
ada foto lain ? Kalau kamu mau saya add
jadi temanku, tolong fotonya diganti
dulu!
Style Nyelekit 3
Walah, kamu cantik tapi juga gendut
sekali ya ? Tolong jangan add aku ya!
Style Nyelekit 4.
Kamu cantik tapi masih single, pasti
kamu lesbi ya. kalau nggak lesbi pasti
bohong. Kalau kamu marah atau
tersinggung, jangan lewat email, kita
ketemuan aja. Kalau nggak berani
ketemuan, memang benar pasti kamu lesbi
Style PD 1
Kamu cantik tapi sayang sudah bercowok.
Sayang sekali cowok kamu jelek, item,
miskin, tolol. Sebaiknya saran saya,
jangan pernah jadian dulu kalau belum
ketemu saya. Ini saya kasih kesempatan,
nomor hp saya : 081-xxxx-x-xxxx.
Style PD 2
Aduh cantiknya , kenalan dong.
kebetulan
nih tampangku keren, pasti banyak yang
kira kita pacaran, kalau aku lagi jalan
sama kamu. Aku add kamu ya…
Style Standard
Hai, boleh kenalan nggak ? Add aku ya
di
kirim@ketawa.com
Style Iseng
Boleh minta no HP dong, alamat rumah,
telp rumah, alamat kantor, telp kantor
bales ya!
Style Iseng 2
Tampang kamu mirip pacar saya!
Jangan-jangan kamu kembarannya ya ?
Style Iseng 3
Kamu mirip teman saya deh, atau jangan2
kamu memang pernah jadi teman saya,
atau
mungkin kita pernah ketemu kali ya di
suatu tempat? Kamu merasa kenal aku
nggak sebelumnya ?
Style Hopeless
Please dong… jadi temanku… aku tahu
kamu cantik… aku jelek… tapi mau
kan
jadi temanku… Siapa tahu kita bisa
jadian. Temanku di friendster baru 2
orang lho. Sudah 6 bulan minta add ke
banyak cewek, tapi ditolak terus.
Mudah-mudahan kamu mau, soalnya kamu
kan
baik, aku percaya kok kamu pada
dasarnya
baik, hati kamu pasti seputih kulit
kamu.
Style Hopeless 2
Hai sayang, aku sudah bosan hidup nih,
tolong dong, jangan buat aku bunuh
diri.
Aku lagi pegang pisau nih, siap-siap
mau
bunuh diri. Kalau kamu nggak mau add
jadi temanku, kamu besok baca koran POS
KOTA dan lampu merah ya. Pasti nama
kamu
disebut2 disitu. Aku kasih waktu 1 x 24
jam atau kamu besok baca headline ini.
SEORANG PEMUDA MATI BUNUH DIRI KARENA
DITOLAK AJAK KENALAN OLEH SEORANG
BERNAMA XXXXX (nama kamu tuh !)
Style Tajir , Mupeng dan PD sekali
Kamu cantik dan sexy sekali, malam
minggu besok jalan sama aku ya ini
nomor
hpku: 081-xxxxx-xxxxx, aku biasa bawa
mobil mercedes benz serie 7, tapi kalau
lagi males aku bawa jaguar aja, kalau
kamu ingin yang biasa-biasa aja, aku
juga baru beli Vios kok. O’ya
Apartementku di sudirman lagi kosong
lho, nanti kita bermalam minggu disana
semalaman nggak apa-apa kan?
Mudah-mudahan cowok kamu nggak
keberatan. Kalau cowok kamu keberatan,
aku punya pembantu wanita yang masih
single, nanti suruh cowok kamu bermalam
di kamar pembantuku aja ya.
Style Malu-Malu Mau
Hai… boleh kenalan nggak ?
Style Agresif Ngesellin
Hai, kenapa sih nggak mau kenalan sama
aku. aku sudah kirim message 45 kali
kok, dicuekin terus sih? Memang kamu
siapa? Memang saya siapa? Gue tahu elo
cantik dan sexy, tapi bukan berarti bla
blab lab labla blabla blablablabla
Style Sok Akrab 1
Hai kamu temannya si anu ya, aku tahu
kamu dari si anu. Bagaimana kabar kamu?
Bapak-ibu gimana? Adik-kakak gimana?
Sehat-sehat saja kan? Udah lulus atau
udah kerja? Aku boleh add kamu ya?
Style Sok Akrab 2 + Nyelekit
Ya ampun, kamu masih inget saya? Aku
kan
dulu teman SD/SMP/SMA kamu, kamu kan
dulu pernah nembak saya. Maaf dulu kamu
saya tolak, soalnya kamu tuh dulu jelek
banget, sekarang kok jadi cantik begini
? Operasi plastik di mana ya? Jangan
lupa add aku ya, kalau kamu masih
penasaran sama aku, nggak apa-apa kok
kalau mau nembak aku lagi. Pasti aku
terima dengan senang hati.
Style Sok Akrab 3 + Ngegombal
Hai, denger-denger kamu habis putus ya
dari si ‘anu’. Kamu pasti sedih sekali
ya, bagaimana kalau saya datang ke
rumah
kamu untuk menghibur hati kamu yang
luka? Aku tidak habis pikir bagaimana
mungkin ada orang secantik kamu ini ada
yang tega melukai hati kamu yang bening
seindah kristal ini, pasti sangat
menyakitkan buat orang secantik kamu.
ini nomor hpku: 081-xxxx-xxxx
Style Gila 1
Kalau kamu sedang kesepian, mungkin
saya
adalah orang yang tepat untuk dijadikan
pacar, kalau kamu sedang punya pacar,
mungkin pacar kamu tidak ada apa-apanya
dibandingkan saya, kalau kamu sedang
merencanakan perkawinan, batalkan saja,
nikahlah denganku saja, kalau kamu
sudah
kawin, tolong ceraikan suami kamu, kamu
ditanggung tidak akan menyesal
mendapatkan aku
Style Gila 2
Hai, kamu tolong lihat foto2 saya di
friendster ya. Kalau kamu ingin lihat
saya dalam keadaan polos/bugil, aku
akan
kirimkan fotonya dengan syarat kamu
kasih saya nomor hp kamu…
Style Ngegombal 1
Aku tidak percaya dari 5 milyard
penduduk dunia, ternyata ada satu
makhluk termanis yang tidak pernah saya
lihat sebelumnya. Makhluk itu adalah
kamu. Kamu memang diciptakan khusus
untukku. Terima kasih Tuhan telah
mempertemukan belahan jiwaku lewat
friendster.com. Sayang, will you marry
me ?
Style Ngegombal 2
Oh My God, Finally I have found
someone,
and it was you !, give me your phone
number soon, and i will pick you up as
soon as possible. and we will looking
for ‘pendeta/penghulu’ right now to
bless our marriage. Do you agree with
that?
Style Kurang Ajar 1
Hai. One Night Stand yuk! Nanti kamu
boleh add aku deh jadi temanku
Style Kurang Ajar 2
Hai. Tarif kamu semalam berapa ?
Style Kurang Ajar 3 + Sok Akrab
Hai, kayanya kita pernah kenal deh,
kamu
kan selingkuhannya si ‘X’ teman saya
yang istrinya 2.
Style Tolol
Hai, aku baru join di friendster, bisa
tolong ajarin aku nggak caranya makai
friendster? Tolong datang ya ke rumahku
atau kantorku. Ini alamatnya
blablablblblablablablabla
Style Tolol 2
Hai, boleh tanya nggak ya. Sekarang jam
berapa ya? Maaf jam saya mati.
Style Tolol 3
Hai, boleh tanya nggak ya. kalau dari
Blok M mau ke Bandung, naik bus nomor
berapa ya?
Style Tolol 4
Hai, boleh tahu password kamu nggak?
Aku
lupa password aku, mungkin saja
passwordku sama dengan password kamu
Juni 19, 2007
Firman Tuhan yg kamu makan
Suatu pagi ketika kami berada dalam perjalanan menuju rumah orang yang hendak kami layani. Sambil berjalan saya berbicara dengan Philip.
“Lip, mengapa hari ini saya merasa kering sekali ya?” Sejenak ia menghela nafas sebelum akhirnya menjawab.
“hari ini kamu sudah membaca Alkitab?”
“Sudah!”
“Berapa pasal yang kamu baca hari ini?”
“Ngng… tidak terlalu banyak, tetapi saya mendapat rhema!” Ia terdiam. Sesaat kemudian ia memberi saya jawaban yang tak saya sangka sama sekali.
“Seandainya sekarang kamu makan makanan yang sangat mengundang selera makanmu. Makanan itu enak dan bergizi. Sayangnya porsinya kecil sekali. Cuma daging secuil. Apakah menurut kamu daging secuil itu cukup untuk mengenyangkanmu?”
Saya tersentak. Benar juga!
“Semestinya tidak kenyang ya?” jawab saya pelan.
“Nah, itu jawabannya! Rohmu dikenyangkan atau tidak, sangat bergantung kepada seberapa banyak kebenaran firman Tuhan yang kamu makan hari ini! Sekalipun kamu merasa mendapatkan rhema, tetapi kalau firman Tuhan yang kamu makan porsinya kecil, maka rohmu akan tetap merasa lapar!”
Apa yg dikatakannya hari itu benar-benar menyadarkan saya tentang pentingnya makan “makanan rohani” setiap hari dan dalam porsi yang tepat. Sejak saat itu sampai kini, saya terus mendisiplin diri saya untuk membaca Alkitab setiap hari.
“itu pengalaman pribadi yang tak pernah terlupakan!” katanya sambil tersenyum.
Aku sepakat dengannya! Membaca Alkitab sama sulitnya dengan berdoa. Sepertinya mudah untuk dikerjakan tetapi jarang sekali yang benar-benar konsisten untuk melakukannya. Karena isi Alkitab lebih mirip sejarah sebuah bangsa dan umat pilihan Allah, sejumlah janji kepada anak cucu keturunan Israel serta kisah-kisah seputar tokoh Alkitab dan Yesus Kristus.
Bagi sebagian besar orang, Alkitab dianggap tak relevan lagi untuk dibuat bacaan wajib bagi orang Kristen hari ini. Tetapi bagi orang-orang yang mencintai dan mempercayai isinya, setiap kata dan janji Allah di Alkitab seperti berbicara langsung ke hati mereka. Firman, mewakili Tuhan Yesus sendiri yang berkata kepada mereka dan mereka akan menemukan banyak rahasia keberhasilan dan janji-janji Allah dalam hidupnya yang tertulis di Alkitab.
Juni 17, 2007
Sikap!
Adalah cerminan diri kita yang sesungguhnya.
Akarnya ke dalam, tetapi buahnya ke luar.
Adalah sahabat kita yang terbaik — atau musuh kita yang terbesar.
Lebih jujur dan lebih konsisten daripada perkataan kita.
Adalah pandangan tentang masa depan kita berdasarkan pengalaman di masa lalu.
Menarik orang kepada kita — atau menjauhkan mereka dari kita.
Tidak pernah puas hingga terekspresikan.
Adalah juru perpustakaan masa lalu kita.
Adalah juru bicara masa sekarang kita.
Adalah nabi masa depan kita.
Juni 16, 2007
Dont let anyone steal my dreams!
Aku tak akan biarkan orang lain mencuri cita-citaku.
Aku tak akan pedulikan pendapat orang lain tentang diriku,
Aku akan menghargai kebebasan diriku untuk mendengarkan bisikan nuraniku untuk mencapai potensiku yang paling optimal.
Karena aku adalah :
“Nahkoda dari kehidupanku sendiri”